Pages

Jumat, 27 Februari 2015

Apa yang Harus diLakukan Sebelum Membuka Usaha




Seorang Pakar perencanaan keuangan , Safir Senduk mengungkapkan pentingnya melakukan perencanaan keuangan sebelum memualai usaha. Perencanaan keuangan tersebut meliputi kebutuhan modal, kebutuhan asset kantor dan kebutuhan uang kas untuk pengeluaran dalam 12 bulan ke depan.
Menghitung modal yang dibutuhkan adalah sangat penting, untuk mengetahui apakah investasi yang kita siapkan mencukupi atau tidak untuk menjalankan binis tersebut. Karena memang tidak setiap usaha yang ingin kita jalankan bisa untuk kita jalankan, tetapi kita harus memilih-milih usaha apa yang paling mungkin untuk kita jalankan ditinjau dari perencanaan keuangan.
Asset yang akan kita gunakan sebagai tempat yang meliputi gedung atau bangunan yang kita butuhkan, kemudian perabot yang ada dalam kantor tersebut semestinya kita rencanakan dengan cermat. Jika kita tidak merencanakannya dengan cermat, perjalanan perusahaan nantinya akan terseok-seok.
Pengeluaran kas atau cashflow dalam 12 bulan ke depan juga harus kita perkirakan dengan cermat. Uang kas ibaratnya darah dalam tubuh manusia, kalau darah itu mengalir maka tubuh bisa hidup dan beraktifitas dengan baik. Hal yang sama adalah uang kas, jika uang kas dapat mengalir dengan lancar, maka perjalanan perusahaan juga akan lancar. Sebaliknya jika pembayaran-pembayaran dalam bentuk uang kas tersendat, maka kehidupan perusahaan juga akan terganggu. Jadi untuk hidup saja sulit, apalagi untuk menghasilkan keuntungan. Dengan demikian perencanaan keuangan memang menduduki posisi penting  ketika kita hendak membka usaha.
===================================================
Iklan: ingin beli mobil di makasar klik di sini
===================================================

Kamis, 26 Februari 2015

Cara Memilih Bisnis Franchise yang Tepat dan Aman




Ketika anda mengenal ada seorang pemilik usaha yang bercerita tentang keberhasilan bisnisnya, mungkin tiba-tiba anda tertarik. Lantas ketika anda di tawari untuk ikut kerjasama dalam bentuk franchise, mungkin anda akan langsung tertarik. Lalu apakah memang seharusnya secepat itu kita memutuskan untuk mengikuti sebuah bisnis secara franchise?
Tunggu dulu, kita Jangan terlalu mudah untuk tergiur dengan bisnis yang sepintas tampak berhasil. Cobalah secara jernih mempertimbangkan untuk memulai kerjasama bisnis. Terlebih bisnis dengan system franchise, maka biasanya modalnya besar sehingga harus lebih berhati-hati. Kalau tidak bisa jadi kita akan tergiur dengan cerita yang muluk-muluk dari yang pemilik.
Mungkin beberapa patokan berikut akan ada manfaatnya untuk anda dalam memilih bisnis franchise yang bisa anda percaya. Kredibilitas owner atau pemilik usaha menjadi sangat penting, karena kredibilitas adalah kunci dari keberlangsungan suatu bisnis. Jika ownernya tidak terpercaya, maka bisa jadi cerita yang disampaikannya bersifat penipuan atau dilebih-lebihkan, dengan tujuan untuk membuat kita tertarik bergabung.
Kredibilitas bisnis juga harus terjaga. Setidak-tidaknya franchisor harus sudah memiliki pengalaman 5 tahun, sehingga bisnis tersebut sudah teruji oleh waktu. Branding yang ditampilkan juga harus layak jual. Juga apakah kita harus membayarnya tahunan ataukan seperti apa itu harus jelas. Hal ni karena kita tidak bisa sembarangan menggunakan brand yang sudah kita beli dari franchisor. Semua ada batasannya. Kalau kita tidak hati-hati, maka dapat saja terjadi kita akan terkejut karena harus selalu membayar secara berkala.

==================================================
Iklan: Anda butuh rak untuk minimarket anda? klik di sini
==================================================

Apa yang Harus di Persiapkan Oleh Calon Franchisee




Ketika kita menjalankan bisnis  pribadi, maka kita cenderung memiliki kebebasan untuk menentukan sepenuhnya bagaimana kita akan memulai bisnis kita. Kita bebas untuk memilih apakah akan memiliki karyawan atau tidak. Kita juga bebas untuk menentukan lokasi, di tempat seperti apa kita akan menjalankan bisnis kita, itu semua adalah bebas. Namun ketika kita memutuskan untuk memulai bisnis dengan system franchise, menjadi franchisee, maka semuanya ada ketentuannya.
Pertama, kita disyaratkan untuk memiliki karyawan. Karyawan akan ditraining sesuai dengan system bisnis yang dimiliki oleh franchisor. Setelah training, para karyawan juga harus memenuhi syarat kemampuan yang ditetapkan oleh franchisor. Oleh karena itu karyawan juga harus dipersiapkan yang kira-kira mampu dididik untuk menguasai kemampuan yang dipersyaratkan pada bisnis yang akan dijalankan tersebut. Kita tidak bisa sembarangan mengangkat karyawan yang tidak memiliki kapasitas atau potensi yang memadai. Dari segi kemampuan fisik, skil dan pengetahuan semuanya harus memenuhi persyaratan.
Hal yang sama juga terjadi pada pemilihan lokasi. Untuk bisnis franchise kita tidak bisa menyediakan tempat yang asala-asalan. Tempatnya harus strategis untuk menjalankan bisis yang dimaksud. Strategis tidak harus ditepi jalan besar. Kata strategis lebih merujuk pada tempat yang cocok untuk bisnis tersebut.
Lokasi tersebut akan di survei, jika pihak franchisor menganggap tempat tersebut layak untuk menajalankan bisnis, maka kemungkinan akan distujui. Namun selain itu kemampuan karyawan yang telah detraining juga harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh pihak franchisor. Jika kedua-duanya sesuai, maka kerjasama dalam bentuk franchise dapat dilanjutkan.

=========================================================
Iklan: Tidak usah bingung mencari konveksi seragam sekolah, klik di sini saja!
=========================================================

Kriteria Franchisee Secara Umum




Orang yang hendak ikut memasarkan barang atau jasa secara franchise biasanya disebut franchisee. Sementara itu pemilik utama produk atau jasa yang akan dibisniskan tersebut disebut franchisor. Ada beberapa kriteria franchisee yang berlaku secara umum. Artinya ada syarat tertentu untuk dapat memasarkan produk secara franchise.
Biasanya pihak Franchisor mensyaratkan bahwa frenchisee harus mau bekerja sama dengan system yang telah ditetapkan oleh Franchisor. Dalam arti franchesee harus ada kesepahaman dalam proses perjalanan bisnis tersebut. Jadi bukan sekedar membeli nama atau standar kualitas suatu produk.
Frenchisor biasanya sudah memiliki system yang telah  dijalankan selama bertahun-tahuan. System tersebut biasanya sudah teruji menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu system yang sudah dijalankan ini umumnya menjadi syarat untuk juga dilaksanakan oleh franchisee. Dengan demikian kemungkinan franchisee mengalami kegagalan dapat diminimalisir. Kenapa franchisor peduli dengan keberhasilan franchisee? Karena keberhasilan Frenchisee akan meningkatkan pamor dari produknya. Sehingga franchisee yang berhasil akan menjadi iklan gratis bagi franchisor.
Dalam menjalin kerjasama tentu saja ada standar operasi prosedur (SOP) nya. Hal ini untuk memastikan semua system yang diberlakukan dijalankan dengan sebaik-baiknya. Tanpa SOP akan banyak kesalahpahaman yang timbul dikemudian hari. Oleh karena itu franchisee juga harus secara taat menjalankan SOP yang sudah ditentukan.
Apabila anda memiliki criteria seperti di atas, maka anda dapat mencoba menjadi franchisee. Dan saya yakin pihak frsanchisor akan menyetujuinya, tentu saja juka kesepakatan harga tercapai.

=================================================
Iklan: Bagi anda yang ingin memiliki depot air minum murah, kunjungi web kami
=================================================

Menghilangkan Emosi Saat Membeli Rumah




Ternyata emosi yang ada pada diri kita, sangat mempengaruhi untung rugi kita pada saat melakukan pembelian. Bagi anda yang sering ke pasar malam atau di tempat menjual  mainan anak-anak dipinggir jalan, sambil mengajak anak, tentu memahami apa yang akan terjadi berikut ini. Di saat anak anda merengek-rengek di depan penjual mainan anak, lalu anda berusaha dengan keras menawar harga mainan tersebut. Apakah sang pedagang menggubris penawaran anda? Tentu saja tidak. Atau mungkin anda mencoba memahamkan anak anda untuk tidak membeli mainan tersebut, apakah anak anda menggubris omongan anda? Bahkan sebaliknya anak anda akan menangis lebih keras.
Pada saat anak anda sudah sangat tertarik dengan sebuah mainan anak, maka sebenarnya sang anak sudah terkena emosinya. Dengan demikian harga yang harus anda bayar menjadi lebih mahal. Penawaran yang anda lakukan menjadi tidak berhasil. Hal inilah yang menunjukkan, bagaimana emosi bisa mempengaruhi harga dari barang yang anda beli.
Pada saat membeli rumah anda juga akan mengalami hal yang sama. Ketika anda membeli rumah dalam keadaan emosi, mungkin karena rumah ini merupakan rumah pertama yang anda beli atau anda menganggapnya berada pada posisi yang strategis, maka anda akan mendapatkan harga yang lebih mahal saat membeli rumah tersebut. Jadi pada saat anda melakukan pembelian rumah, maka sebaiknya emosi disingkirkan agar anda tidak terjebak pada pembelian dengan harga yang kemahalan.

=================================================
Iklan: Ingin Sewa mobil di Belitung, Lihat klik di sini
=================================================