Pages

Minggu, 10 Mei 2015

Kenapa Tidak Mencoba Membuat Sistem untuk Bisnis Anda


Membangun bisnis sendiri adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Anda bisa mencoba trik ini dan trik itu untuk mengembangkan usaha anda. Sebaiknya memang anda terus berusaha mencoba trik baru agar perusahaan anda tetap menang dalam persaingan dengan competitor.
Salah satu hal yang mungkin akan meningkatkan daya saing perusahaan anda adalah standar kualitas yang anda berikan kepada konsumen dan efisiensi yang akan memberikan standar harga yang terjangkau. Kedua hal itu, yaitu efisiensi dan standar kualitas sebenarnya dapat anda tingkatkan dengan membuat  sistem dalam bisnis anda. Sistem yang dipakai untuk mengoperasionalkan perusahaan sehingga lebih efisien dan meghasilkan produk yang lebih berkualiats biasa disebut standard operating procedure (SOP).
SOP berisi serangkaian hal yang harus dilakuakan untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas baik dan sekaligus efisien. Ketika anda sedang menggeluti sebuah bisnis sebenarnya sangat layak kalau anda berusaha meluangkan waktu untuk membangun sistem bagi bisnis anda.
Sistem yang anda bangun akan membantu anda menjalankan perusahaan. Banyak orang yang beranggapan sistem akan memperumit pengelolaan perusahaan hal ini adalah hal yang salah. Sistem atau SOP  yang disusun dengan tepat akan sangat mempermudah pegelolaan perusahaan. SOp akan mempernmudah karyawan, SOP akan mempermudah konsumen, SOP akan memudahkan semua pihak yang berhubungan dengan perusahaan. Anda dapat memulai dengan hal-hal yang sudah biasa anda lakukan. Anda tinggal menuliskan langkah-langkahnya. Anda juga harus memastikan SOP tersebut mudah dipahai orang lain.

=============================================
=============================================

Buatlah SOP Sederhana untuk Warung Kelontong Anda


Ketika usaha toko kelontong anda tersaingi oleh hadirnya minimarket disekitar anda, apakah anda akan berfikiran bahwa usaha anda akan segera tutup. Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa usaha kelontong anda sudah tamat. Mungkin anda perlu memperbaiki sistem yang anda terapkan sehingga mampu bersaing dengan minimarket.
Buatlah sistem seperti minimarket membuat sistem. Saya kira anda masih akan bisa bersaing. Apalagi kalau minimarket yang penangannya tidak begitu taat dengan sistem mereka sendiri, dipastikan dengan sistem  anda, anda akan menang bersaing. Untuk keperluan ini cobalah membuat SOP yang sederhana dan usahakan menyeluruh. SOP atau Standard Operating Procedire adalah serangkaian langkah yang harus dilakukan ketika melakukan suatu pekerjaan.
Sebagai contoh anda dapat membuat SOP pelayanan konsumen sebagai berikut (anda dapat memodifikasinya sesuai keadaan toko kelontong anda):
  •  Pelayan harus selalu siap untuk menerima kedatangan pembeli kapanpun.
  • Saat pembeli datang sapalah lebih dahulu dengan cara mempersilahkan.
  • Biarkan calon pembeli bertanya tentang kebutuhan mereka
  • Layani apa yang mereka butuhkan, jika barang tidak ada sarankan barang lain yang kemungkinan bisa menggantikan.
  • Serahkan barang dengan hati-hati dan sopan untuk dilihat.
  • Sampaikan harganya berapa
  • Terima pembayaran, dan ucapkan terima kasih.
  • Anda juga dapat membuat SOP pengecekan stok barang, pemajangan barang dagangan, order pesanan via telepon, pembelian pesanan langsung, pembelian secara kredit dan sebagainya
=============================================
=============================================

Apa Sebab Warung Kelontong Banyak Dilibas Oleh Minimarket


Kedatangan minimarket apalagi supermarket disinyalir telah membunuh bisnis para pedagang  kecil. Karena itu banyak daerah yang menerapkan peraturan berupa pelarangan terhadap pendirian supermarket dan minimarket. Mereka beralasan pedagang kecil harus dilindungi. Pedagang kecil  kalah bersaing karena kalah modal. Kalau kita lihat sebenarnya tidak hanya pedagang kecil yang usahanya terbunuh oleh supermarket, tetapi juga banyak toko-toko kelontong yang bisnisnya terbunuh secara perlahan oleh minimarket. Benarkan hal ini karena modal?
Modal mungkin menjadi salah satu penyebabnya, tetapi penyebab yang dominan bukanlah modal. Yang jelas membedakan antara minimarket dengan toko kelontong adalah cara pengelolaannya. Bandingkan antara sebuah minimarket dengan sebuah toko kelontong. Bagaimana konsumen dilayani, bagaimaa barang-barang ditata, dan bagaimana proses pembayaran dilakukan.
Banyak sekali toko kelontong yang ketika kita mau membeli harus memanggil-manggil pemilik toko dan dua menit kemudian si pemilik baru muncul untuk melayani, setelah itu pembeli baru bisa mengatakan pada penjual mau beli apa, lalu diambilkan dan kemudian di bayar. Bedakan dengan minimarket yang pelayannya selalu standby. Pembeli dapat langsung ambil barang dan dibawa ke kasir, lalu dibayar, selesai. Orang tentu akan lebih memilih cara belanja di minimarket bukan.
Lihat juga bagaimana sebuah toko kelontong memajang barang-barang dagangannya. Banyak sekali barang yang dipajang bercampuran. Makanan dicampur dengan obat-obatan, di campur dengan plastik dan sebagainya. Ketika mau lihat ada atau gak barangnya pembeli akan kesulitan. Hal ini  tentu berbeda dengan minimarket yang memajang barang dengan professional. Barang dipajang sesuai dengan jenis barang, dan pembeli akan sangat mudah menemukan barang yang hendak mereka beli.

Sebenarnya keteraturan yang ada pada minimarket diatur oleh sebuah sistem yang disebut SOP. Pada awal membuka toko dan minimarket kedua-duanya sama-sama rapi dan tertata bagus, tetapi seiring waktu berjalan keduanya menjadi berbeda. Toko kelontong,  ketika menambah barang dagangannya tidak memiliki SOP untuk menatanya, sementara minimarket  menata barang-barang yang baru  dibeli sesuai sistem yang sudah dibuat yaitu SOP.  Sehingga SOP menjadikan kedua jenis penjual ini berbeda penampilan dan cara pelayanan. Tak heran kalau kemudian minimarket lebih disukai daripada toko kelontong konvensional.

=============================================
=============================================

Kenapa KFC lebih Berkembang Dibanding Ayam Goreng Lokal


Anda tentu pernah makan ayam goreng lokal yang dijajakan di pinggir-pinggir jalan. Atau barangkali anda adalah salah satu pelanggan tetap sebuah warung ayam goreng di suatu pinggir jalan tertentu. Saya kira anda juga pernah makan di KFC, sebuah waralaba ayam goreng dari Amerika. Lantas anda berfikir bahwa sebenarnya dari segi rasa ayam goreng langganan anda tidak kalah. Kenapa kemudian menjadi  KFC lebih berkembang?
Pertanyaan itu tentu layak untuk dijawab. Dan anda perlu tahu bahwa setiap bisnis waralaba menerapkan SOP yang jelas dan detail untuk setiap lini kegiatan usahanya, termasuk KFC  tentunya. Dari proses produksi, penyajian sampai pelayanan konsumen. Dengan SOP itulah anda akan mendapatkan pelayanan yang hampir sama disemua gerai KFC yang ada. Anda tidak perlu berfikir tentang pelayanan yang anda terima hari ini dengan besok apakah sama atau tidak? Bahkan dalam gerai yang berbeda sekalipun akan anda dapatkan pelayanan yang standar, bagus.
Sementara itu di sisi lain, warung ayam goreng lokal langganan itu beroperasi tanpa SOP. Layanan yang akan anda terima tidak standar. Hari ini mungkin anda dilayani dengan lauk yang lengkap, mungkin besok anda dilayani dengan sajian kurang sambel atau lalapan dsb. Hal ini karena tidak adanya standar pekerjaan yang jelas dalam bentuk SOP.

Karena alasan inilah kemenangan KFC  dalam bersaing dengan produk-produk lokal dapat kita pahami. Sistem yang dibangu oleh KFC telah mampu menumbuhkan image di mata konsumen tentang kualitas yang bagus.

=============================================
=============================================

SOP sebagai Pengontrol Bisnis


SOP sebagai  Pengontrol Bisnis
Seperti halnya komputer yang seolah dapat berpikir sendiri,  usaha yang memiliki SOP juga seperti itu. SOP sering kali menggantikan perintah si pemilik perusahaan. SOP bisa memerintah walaupun tanpa kehadiran si pemimpin di tempat terjadinya pekerjaan.
Standard Operating Procedure (SOP) memang disusun utnuk menjaga perintah terlaksana sesuai dengan standar. SOP juga bisa dikatakan sebagai pengontrol bisnis, karena dengan SOP setiap lini pekerjaan akan dengan mudah dilaksanakan dengan kualitas yang stabil, tidak naik turun. SOP merupakan instrument penting untuk kemajuan perusahaan dan bisnis.
SOP yang disusun semestinya memang tidak memberatkan, bahkan sebaliknya SOP dapat menjadi alat untuk mempermudah pekerjaan. Jika SOP memberatkan mungkin SOPnya memang tidak tepat dan harus direvisi. Atau mungkin tidak dilaksanakan dengan baik. Atau bisa juga dirumuskan tidak dengan serius sehingga menjadi tidak berguna.
SOP sebenarnya hanya diwajibka pada bisnis franchise, menurut undang-undan. Namun demikian semua bisnis juga akan memperoleh manfaat positif kalau mau membuat SOP dan menerapkannya. Perusahaan akan menjadi terstandar dan mudah dikembangkan.
SOP yang dibuat semestinya dibuat lengkap sehingga setiap kegiatan yang dilakukan dapat terstandarisasi dengan baik. Kualitas dari proses dan hasil akan dapat dikontrol dengan baik, baik oleh yang melaksanakan dilapangan maupun oleh pengawas. Juga akan meminimalisir pertengakran antar pelaksana perintah dengan yang memberi perintah akibat kesalah pahaman.

=============================================

=============================================

Senin, 04 Mei 2015

Awas, Jangan-jangan Perusahaan Anda Sedang Krisis Stok Barang


Untuk mengetahui aman atau tidaknya stok barang perusahaan maka kita dapat menggunakan ukuran yang disebut dengan perputaran persediaan.  Ukuran ini akan menyatakan seberapa banyak penjualan dibandingkan dengan stok yang secara real di sediakan oleh perusahaan.
Anda harus cermat mengamati nilai perputaran persediaan ini. Jangan-jangan perusahaan anda termasuk yang kurang persediaan barangnya. Nilai perputanan persediaan yang terlalu tinggi sebenarnya  berbahya bagi perusahaan. Hal ini berpotensi menimbulkan terlambatnya suplai barang dagangan. Atau dalam kata lain prusahaan rawan  kehabisan persediaan/stok.
Sebagai contoh anda memiliki nilai perputaran persediaan 30 kali. Ini artinya stok yang anda sediakan hanya cukup untuk 1 bulan dibagi 30. Atau satu hari saja. Begitu suplai terlambat satu hari, maka semua potensi penjualan dalam satu hari akan hilang. Hal ini tentu saja akan membuang potensi keuntungan.
Yang paling bijaksana adalah meyediaakan persediaan yang secukpnya, sehingga aman untuk suplai bagi permintaan konsumen. Setidak-tidaknya kalau ada keterlambatan yang wajar dari pihak penyuplai kita, kita tidak langsung kehabisan stok.

Jumlah yang aman itu tentu sesuai dengan keterlambatan suplai barang ke anda dan sekaligus karakteristik dari barang yang disimpan sebagai persediaan.  Menyimpan digudang barang yang mudah rusak  terlalu lama, tentu bukan langkah yang bijaksana. Sebaliknya menyediakan stok yang terlalu sedikit untuk barang yang cepat laku juga bukan hal yang baik.

=================================
=================================