Pages

Selasa, 10 Maret 2015

Tanpa Takut dan Tanpa Berharap Kunci Kesuksesan Bob Sadino




Dalam sebuah talkshow Bob Sadino mau berbagi kiat suksesnya. Beliau menuturkan berbagai tips supaya orang bisa menjadi sukses. Tentu saja semua penuturannya dalam bahasa yang sederhana dan ceplas-ceplos.
Salah satu kunci sukses yang ditekankan oleh Om Bob adalah agar kita menyingkirkan rasa takut,”singkirkan rasa takut”, ucapnya tegas. Janganlah takut gak punya duit, jangan takut susah, jangan takut resiko,  jangan takut memulai usaha dan pokoknya buang semua rasa takut anda. Rasa takut adalah sumber dari tertundanya langkah-langkah kita. Dan tentu hal itu awal dari tertundanya kesuksesan kita.
Hal selanjutnya adalah semestinya kita tidak terlalu berharap. “…., jangan mengharap, karena di belakang harapan, setiap harapan ada kekecewaan”, kata Bob Sadino. Besar kecilnya rasa kecewa juga akan sangat terhubung dengan besar kecilnya harapan. Kalau kita terlalu berharap, maka saat harapan tak terpeuhi, maka kita akan terlalu kecewa, kalau kita hanya agak berharap dan tidak terpenuhi maka hanya akan agak kecewa. Dan kalau kita tidak berharap, maka kita tidak kecewa. Demikian konsep kekecewaan dan harapan menurut Bob sadino. Hal ini mungkin agak berbeda dengan beberapa motivator yang menganjurkan kita untuk bermimpi atau memiliki harapan yang tinggi lalu mewujudkannya. Bob Sadino justru menganjurkan untuk tidak membesar-besarkan harapan kita, tetapi berharap sederhana saja. Pingin sukses? Silahkan mencobanya!

===================================================
Iklan: Kami mengira anda sedang mencari, Konveksi Seragam Sekolah murah
===================================================

Bob Sadino Pernah Hampir Gak Laku Jualan Telur




Kisah sukses Bob Sadino tidak bisa lepas dari awal mula bisnisnya. Saat memulai karir bisnisnya, Bob Sadino memang banyak menghadapi tantangan. Salah satu tantangan yang dia hadapi adalah waktu kesulitan menjual telur ayam hasil beternaknya.
Waktu itu Bob Sadino habis dari Eropa dan merasakan bahwa telur yang ada di sana berbeda dengan telur yang ia temukan di Indonesia. Rupanya dia tertarik untuk memproduksi telur seperti di Eropa. Akan tetapi tentu ia tak punya ayamnya, tak punya juga telurnya. Lantas ia mengirimkan surat kepada teman-temannya di Eropa. Dia meminta teman-temannya untuk mengirimkan anak-anak  ayam yang bisa bertelur. Waktu itu Bob Sadino gak tahu apa nama ayamnya. Yang jelas dia hanya minta dikirim anak-anak ayam yang bisa bertelur, dan sekaligus meminta majalah yang menceritakan bagaimana caranya beternak ayam-ayam itu.
Kemudian setelah dikirim, maka dia dan istrinya mulai menternakkan ayam-ayam dari Eropa itu supaya menghasilkan telur. Benar akhirnya peternakan Bob Sadino menghasilkan telur-telur ayam. Lalu ia bawa beberapa kilo telur ayam tersebut untuk di tawarkan ke tetangga.
Rupanya para tetangga gak mengenal telur yang dijual Bob Sadino, sehingga mereka belum mau membelinya. Dia dan istrinya membawa telur-telur tersebut tetapi tidak ada yang mau beli. Pada akhirnya dia mengetok pintu tetangganya yang orang bule, ternyata orang bule ini menanggapi baik jualan Bob sadino dan langsung membeli telurnya, dan berpesan untuk tidak usah mengantarkan telurnya, nanti dia sendiri yang aka datang membeli ke rumah Bob. Mulai itulah bisnis telurnya menemui titik terang.
=====================================================
Iklan: Pingin membuat depot air minum murah. Percayakan pada kami.
=====================================================

Bob Sadino Gak Tau Apa Itu Sukses




Dalam sebuah talkshow di sebuah stasiun televise swasta, Bob Sadino diledek oleh Andi F Noya. “Bagaimana orang akan percaya bahwa anda sukses, kalau untuk beli celana saja gak mampu. Bukankah anda selalu memakai celana pendek?” begitu ledekan Andi. Dan hebatnya, atas ledekan itu Bob Sadino tidak marah atau berusaha mempertahankan diri. Dia terima saja ledekan Andi F Noya tersebut.
Bahkan secara terus terang Bob Sadino mengatakan bahwa dia sendiri gak tau apa itu sukses. Dia tidak merasa sebagai orang  yang sukses. “Saya itu gak pernah tau, kata sukses itu, apa sih sebenarnya?”, demikian dikatakan Bob Sadino.
Barang kali itulah cerminan orang yang benar-benar sukses, jadi tidak pernah merasa dirinya paling sukses. Justru orang-orang yang suksesnya hanya setengah-setengah yang seringkali merasa dirinya itu sudah sukses. Barangkali sedikit kesuksesannya sudah membuatnya takabur alias sombong dan memandang rendah orang lain. Kemudian dia berceloteh kesana kemari menceramahi orang tentang kesuksesan. Dia pura-pura mengajak orang sukses, menunjukkan jalan kesuksesan, bahkan menuduh orang lain gagal meraih kesuksesan. Beda sekalai dengan Sikap Bob Sadino di atas.
Semestinya sikap Bob Sadino yang merendah dan merasa diri biasa saja di tengah kesuksesannya memang patut dicontoh. Kalau hanya sekedar sukses mudah, tetapi untuk dapat menjadi orang sukses yang tidak sombong itu yang susah. Sekedar mengumpulkan uang tidak susah, tetapi bisa mengumpulkan uang sekaligus mengumpulkan kerendahan hati itu yang sulit.
=================================================
Iklan: Anda pasti sedang mencari rental mobil Belitung murah
=================================================

Kalau Ingin Tabungan di Bank tidak Berkurang Tabunglah Uang yang Banyak di Bank




Menabung dalam jumlah kecil memang akan dapat menyebabkan jumlah tabungan anda di bank akan berkurang, walaupun anda tidak mengambil tabungan anda sedikitpun. Karena itu agar tabungan anda menguntungkan, mka tabunglah dalam jumlah yang besar.
Kalau anda menabung dalam jumlah besar, minimal 10 juta maka anda sudah akan merasakan bahwa tabungan anda tidak berkurang setiap tahunnya. Dengan tabungan 10 juta, maka anda akan mendapatkan bunga dalam 1 tahun sekitar 200 ribu rupiah, dipotong pajak 20 ribu, dan dikurangi lagi dengan biaya administrasi sebesar 120 ribu, sehingga anda masih merasakan uang anda bertambah sebesar 60 ribu rupiah per tahun.
Bahkan bank seringkali menerapkan bunga yang lebih besar ketika tabungan anda juga besar. Hal ini mungkin berkaitan dengan upaya untuk menarik masyarakat agar menyimpan uang yang banyak di bank. Karena uang tersebut akan dapat digunakan untuk diputar dalam program perkreditan di bank.
Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah menabung tersebut akan menguntungkan dari segi financial. Jawabannya adalah belum tentu, karena uang  yang anda simpan akan mengalami inflasi yang besarnya tidak  kecil setiap tahunnya. Itu artinya ketika anda mengambil di bank, kemampuan beli uang anda akan menurun dibanding saat anda menyimpannya. Dengan inflasi 5% per tahun saja, maka nilai uang anda akan merosost sebesar 5% nya setiap tahun. Itu artinya kalau anda memiliki uang 10 juta, maka pada tahun depan nilainya hanya akan setara dengan 9,5 juta saja dibanding tahun ini. 
===================================================
Iklan: disini pusatnya baju drumband murah
===================================================

Jangan Menabung dalam Jumlah Kecil di Bank karena Anda akan Rugi




Gerakan menabung di bank pernah digalakkan beberapa puluh tahun silam. Apakan menabung dibank sampai saat ini masih relevan dan menguntungkan. Apakah menabung di bank akan merugikan atau menguntungkan sebenarnya tergantung dari jumlah tabungan anda. Apabila anda menabung dalam jumlah besar anda masih dapat merasakan uang anda bertambah. Akan tetapi kalau anda menabung dalam jumlah kecil, maka anda akan merasakan uang anda berkurang secara signifikan.
Bukankah menabung di bank akan mendapatkan bunga? Bagaimana uangnya bisa berkurang.  Selain mendapatkan bunga anda juga harus membayar administrasi ketika anda memiliki tabungan di bank. Kemudahan layanan di perbankan yang anda rasakan akan diiringi oleh mahalnya biaya administrasi untuk melayani dan mengelola tabungan anda.
Biaya administrasi tersebut meliputi, biaya ATM, biaya operasional bank, IT, Pengelolaan data dan sebagainya. Jadi pelayanan yang mudah yang anda terima juga dikonversi dalam bentuk uang, menjadi tambahan biaya operasioanal.
Dengan adanya biaya administrasi yang besarnya tetap ini, maka seringkali bunga yang diperoleh lebih sedikit dari besarnya bunga. Dengan demikian tabungan anda harus sedikit dikurangi untuk menambal kekurangan biaya administrasi ini. Sebagai contoh kalau anda menabung 5 juta di bank, maka anda akan mendapatkan bunga dalam setahun sebesar 100.000,-, bunga ini akan dikurangi dengan pajak 20.000,- dan dipotong lagi biaya administrasi sebesar 120.000,- dalam setahun. Hasil akhirnya anda masih harus membayar 40.000,- atas kekurangan biaya administrasi, kekurangan ini akan diambilkan dari tabungan, sehingga tabungan anda akan berkurang 40.000,- dalam setahun. (keterangan: semua satuan mata uang dalam rupiah)

===================================================
Iklan: Kamilah Rajanya honda makassar
===================================================